Toko Obat ‘Bunda Ratu’ Diduga Jadi Sarang Obat Keras di Cicurug: Bertahun-tahun Beroperasi, Siapa Bekingnya?

SUKABUMI, PARLEMENRAKYAT.id — Sebuah kenyataan mencengangkan kembali terkuak di Kecamatan Cicurug. Di tengah lingkungan padat penduduk, sebuah toko obat bernama Bunda Ratu diduga menjadi lokasi peredaran Tramadol dan Heximer secara bebas—obat keras yang seharusnya hanya bisa keluar dengan resep dokter.

Warga setempat, terutama para orang tua dan tokoh pemuda, sudah lama dihantui keresahan. Mereka menyebut transaksi obat keras di toko itu berlangsung terang-terangan, seolah tak ada yang mampu menyentuh. Setiap hari, diduga ada saja pembeli yang datang, dari kalangan remaja hingga pemuda, yang keluar membawa bungkusan kecil penuh tanda tanya.

Yang membuat situasi ini semakin memanas, praktik tersebut disebut-sebut telah berjalan bertahun-tahun, namun tak ada tindakan nyata dari aparat. Dari RT, RW, Kelurahan, hingga Polsek Cicurug, semuanya dinilai diam seribu bahasa. Publik pun bertanya: ada apa sebenarnya?

Padahal, aturan hukum sangat jelas. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa peredaran obat keras tanpa izin merupakan kejahatan serius, dengan ancaman penjara hingga 15 tahun dan denda mencapai Rp 1,5 miliar. Namun ironinya, dugaan pelanggaran berat ini justru dibiarkan begitu saja, seolah tak lagi dianggap ancaman.

Lebih jauh, Presiden Republik Indonesia telah berulang kali menegaskan komitmen pemberantasan peredaran narkoba dan obat keras ilegal tanpa pandang bulu. Semua lini aparat diperintahkan untuk bergerak cepat dan tuntas. Namun di Cicurug, toko itu justru diduga tetap beroperasi bebas tanpa hambatan, seolah kebal hukum.

“Kami sebagai awak media tidak akan tinggal diam. Kasus ini akan terus kami soroti hingga ada tindakan tegas,” ujar salah satu jurnalis yang turun ke lokasi. “Kami berharap Kapolsek Cicurug dan Kapolres Sukabumi segera mengambil langkah nyata demi menyelamatkan generasi muda.”

Dugaan ini kini menjadi sorotan publik. Warga menanti apakah aparat akan benar-benar bertindak… atau kembali membiarkan praktik berbahaya ini terus berlangsung.

[SAMBO]

Facebook Comments Box

Pos terkait