Pers Bebas, Demokrasi Bernapas: Masroby Serukan Media Tetap Tajam di Hari Kebebasan Pers Sedunia

KALIMANTAN TENGAH, PARLEMENRAKYAT.ID — Peringatan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran pers sebagai pilar utama demokrasi yang menjaga transparansi dan keadilan.

Aktivis Lembaga Independen Investigator Provinsi Kalimantan Tengah, Masroby, menegaskan bahwa kebebasan pers bukan hanya hak, tetapi tanggung jawab besar dalam menyampaikan kebenaran kepada publik.

“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia. Pers harus tetap independen, kritis, dan berani. Jangan sampai kebebasan yang ada justru dibungkam oleh kepentingan tertentu,” ungkap Masroby pada Minggu, (03/05).

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan insan pers semakin kompleks. Hoaks, disinformasi, hingga tekanan terhadap jurnalis menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi dengan integritas dan profesionalisme.

Masroby menilai, keberadaan pers yang bebas dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan, khususnya di daerah seperti Kalimantan Tengah, untuk mengawal isu-isu strategis mulai dari lingkungan, sosial, hingga kebijakan publik.

Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga etika jurnalistik, melakukan verifikasi fakta, dan menyajikan informasi yang berimbang demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kebebasan pers adalah cahaya bagi masyarakat. Ketika pers dibungkam, maka kebenaran ikut teredam. Karena itu, pers harus tetap hidup, tajam, dan tidak pernah takut menyuarakan fakta,” tegasnya.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama melindungi kebebasan pers sebagai fondasi demokrasi yang sehat dan bermartabat.

[REDAKSI]

Facebook Comments Box

Pos terkait