BIREUEN, PARLEMENRAKYAT.id — Kepercayaan politik kembali diberikan kepada Dr. H. Amiruddin Idris, M.Si untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh. Mandat tersebut diperoleh melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) X PPP Aceh yang berlangsung di Bireuen pada awal Januari 2026.
Pengukuhan kepemimpinan Amiruddin Idris ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW PPP Aceh oleh Ketua Umum DPP PPP, H. Muhammad Mardiono, di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (27/11).
Usai menerima SK, Amiruddin Idris menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP dari 23 kabupaten/kota di Aceh yang kembali memberikan amanah kepemimpinan kepadanya.
“Alhamdulillah, amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. PPP Aceh berkomitmen terus hadir dan berjuang menyahuti harapan rakyat di seluruh wilayah Aceh,” ujar Amiruddin kepada awak media.
Ia menegaskan, kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada penguatan konsolidasi internal partai, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan peran konkret PPP di tengah berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi rakyat Aceh.
Penyerahan SK tersebut turut disaksikan Sekretaris DPW PPP Aceh, H. Ilmiza Sa’aduddin Djamal, MBA, serta Bendahara DPW PPP Aceh, Zubir Muhammad, SE, MM, sebagai simbol soliditas kepengurusan baru PPP Aceh.
Dalam kesempatan yang sama, Amiruddin Idris juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP atas perhatian dan dukungan berkelanjutan kepada PPP Aceh dan seluruh DPC di daerah. Ia secara khusus menyoroti gerak cepat DPP PPP saat Aceh dilanda bencana banjir dan longsor pada akhir November lalu.
“DPP PPP menunjukkan kepedulian yang nyata. Saat masyarakat Aceh berada dalam kondisi sulit akibat bencana, pengurus pusat hadir langsung untuk membantu penanganan dan pemulihan korban di berbagai kabupaten,” jelasnya.
Menurut Amiruddin, soliditas PPP dari tingkat pusat hingga daerah merupakan kekuatan utama partai dalam menjalankan peran kerakyatan. Ia menegaskan PPP Aceh akan terus berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama pada masa krisis dan kebencanaan.
[RED]





