BOGOR, PARLEMENRAKYAT.ID – Suasana serius namun penuh semangat tampak menyelimuti lingkungan SDN Tonjong 01, Kabupaten Bogor, saat pelaksanaan Assessment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) bagi siswa kelas VI berlangsung, Rabu (20/5/2026). Ujian akhir yang digelar serentak mulai 18 hingga 22 Mei 2026 ini menjadi momentum penting bagi para siswa dalam menuntaskan pendidikan dasar sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
Sebanyak 76 siswa mengikuti ujian yang dilaksanakan secara tertulis dan dibagi ke dalam empat ruang ujian. Seluruh proses berlangsung tertib dengan pengawasan internal sesuai ketentuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta tampak fokus mengerjakan soal demi soal. Ujian berlangsung dalam suasana kondusif, mencerminkan kesiapan siswa maupun pihak sekolah dalam menghadapi agenda pendidikan yang menjadi penentu akhir perjalanan belajar mereka di tingkat sekolah dasar.
Guru kelas VI sekaligus panitia pelaksana, Ahmad Haeruman, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAJ di SDN Tonjong 01 telah berjalan sesuai tahapan dan prosedur yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
“Pelaksanaan ASAJ ini mengikuti seluruh ketentuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, mulai dari simulasi assessment, Tes Kemampuan Akademik hingga ujian akhir saat ini. Alhamdulillah, sebanyak 76 peserta didik dapat mengikuti seluruh rangkaian dengan baik. Mereka dibagi ke dalam empat ruangan dengan pengawasan internal dan semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, seluruh soal ujian disusun langsung oleh Dinas Pendidikan dan telah disesuaikan dengan kurikulum yang selama ini diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Untuk memaksimalkan hasil, pihak sekolah juga melakukan penguatan materi sebelum pelaksanaan ujian. Pendampingan intensif diberikan oleh guru kelas VI agar siswa lebih siap secara akademik maupun mental.
“Kami terus memberikan penguatan kepada peserta didik sebelum ujian agar mereka mampu menghadapi seluruh tahapan dengan percaya diri dan memperoleh hasil terbaik sesuai harapan siswa, orang tua, maupun kami sebagai pendidik,” jelas Ahmad.
Tak hanya ujian tertulis, para siswa juga menjalani ujian praktik pada setiap mata pelajaran. Langkah ini dinilai penting sebagai sarana mengasah kemampuan eksplorasi, kreativitas, serta implementasi pengetahuan yang telah dipelajari selama enam tahun menempuh pendidikan dasar.
Meski rangkaian ujian tahun ini cukup padat, mulai dari assessment hingga ujian akhir, pihak sekolah bersyukur seluruh kegiatan berjalan lancar dan para siswa tetap dalam kondisi sehat.
Di akhir pelaksanaan, pihak sekolah berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terus melakukan evaluasi terhadap sistem penerimaan murid baru agar kualitas dan pemerataan pendidikan semakin baik.
Harapan besar pun disematkan agar pendidikan dasar mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di era digital dengan kemampuan, kreativitas, dan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni sejak dini.
[L1M]





