Perang Terbuka Lawan Narkoba! PWRI Bogor Raya Pasang Badan Dukung Langkah Tegas Bupati Rudi Susmanto

BOGOR, PARLEMENRAKYAT.ID — Komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Bogor kian menguat. Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Bogor Raya secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Bupati Bogor, , dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Di tengah maraknya peredaran obat golongan G seperti tramadol, eximer, hingga tri-x yang kian meresahkan masyarakat, PWRI Bogor Raya memastikan tidak akan tinggal diam. Organisasi ini siap berada di garda terdepan, bersinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran yang mengancam masa depan generasi muda.

Ketua DPC PWRI Bogor Raya, , menegaskan bahwa peran media sangat krusial dalam perang melawan narkoba. Menurutnya, media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pengawas sosial dan penggerak kesadaran publik.

“Kami siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah. Media harus hadir sebagai pengawas, sekaligus penguat edukasi agar masyarakat tidak terjerumus dalam bahaya narkoba,” tegas Rohmat, Sabtu (4/4/2026).

Ia menilai kebijakan yang diambil Bupati Bogor bukan sekadar langkah penindakan, melainkan bentuk kepedulian menyeluruh terhadap kesehatan sosial masyarakat. Selain menekan peredaran, pendekatan yang dilakukan juga membuka ruang rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan.

“Ini langkah yang tepat dan manusiawi. Tidak hanya memberantas, tetapi juga menyelamatkan,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, PWRI Bogor Raya juga mengajak seluruh elemen—mulai dari aparat, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga tokoh agama—untuk bersatu dalam satu barisan melawan narkoba. Sebab, ancaman ini tidak bisa ditangani sendiri, melainkan harus dilawan bersama.

Langkah Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Sebagai bentuk keseriusan, PWRI Bogor Raya menegaskan sejumlah langkah konkret yang siap dijalankan, di antaranya:

  • Mengawal ketat kebijakan pemberantasan narkoba di Kabupaten Bogor.
  • Menggencarkan publikasi dan kampanye anti-narkoba melalui media.
  • Mendorong jurnalisme investigatif untuk membongkar jaringan peredaran hingga ke akar.
  • Menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.
  • Mendukung program penyuluhan P4GN di sekolah-sekolah guna melindungi generasi muda dari bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

PWRI Bogor Raya menegaskan bahwa perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata. Dengan sinergi yang kuat dan komitmen tanpa kompromi, harapan untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang bersih dari narkoba bukanlah hal yang mustahil.

Gerakan ini kini telah dimulai. Pertanyaannya, siapa yang siap berdiri di barisan terdepan?

[SBR]

Facebook Comments Box

Pos terkait