PESAWARAN, PARLEMENRAKYAT.id – Di tengah keterbatasan fisik yang membelenggu, senyum haru akhirnya terukir di wajah Sumadi (55), warga Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Lelaki yang selama ini berjuang melawan kanker tulang itu kini bisa kembali merasakan secercah kemandirian berkat bantuan kursi roda yang diserahkan oleh DPD Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Pesawaran bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran, Kamis (13/11/2025).
Bantuan itu mungkin sederhana, namun maknanya sungguh besar bagi Sumadi. Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukurnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan DPD LPKSM Pesawaran yang telah peduli dan membantu saya. Kursi roda ini sangat berarti untuk memudahkan saya beraktivitas,” ujarnya penuh haru.
Ketua DPD LPKSM Pesawaran, Desmi Saputra, yang hadir langsung bersama Sekretaris Abdul Razak, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan kepedulian sosial lembaganya.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menyuarakan perlindungan konsumen, tapi juga membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” tutur Desmi.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan BAZNAS menjadi bentuk nyata semangat gotong royong lintas lembaga untuk membantu sesama tanpa memandang latar belakang.
“Sinergi seperti ini penting. Kami berharap langkah kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut bergerak bersama,” tambahnya.
Dari pihak BAZNAS Pesawaran, disampaikan bahwa kerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat seperti LPKSM akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan bantuan sosial dan mempercepat penyaluran manfaat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kehangatan dan empati yang terpancar dalam kegiatan tersebut seakan menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tidak pernah lekang oleh waktu. Melalui kolaborasi antara DPD LPKSM dan BAZNAS Pesawaran, pesan sederhana namun bermakna kembali digaungkan:
Peduli tak harus menunggu mampu, karena setiap uluran tangan adalah harapan bagi yang berjuang.
[ARIYANDI]





