PESAWARAN, PARLEMENRAKYAT.id – Wujud nyata komitmen seorang wakil rakyat kembali terlihat. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran, Eko Saputra, turun langsung meninjau titik nol proyek pembangunan jalan rigid beton di kawasan Pasar Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kamis (12/11).
Proyek sepanjang 2.110 meter dengan lebar 5 meter ini didanai dari APBD 2025 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesawaran, dan menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.
Bagi para pedagang Pasar Trimulyo, kehadiran proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bukti nyata janji politik yang ditepati. Mereka menyampaikan apresiasi atas perjuangan Eko Saputra yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat kecil.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Eko Saputra. Beliau sudah membuktikan komitmennya. Janji untuk membangun jalan ini dan menata relokasi kami benar-benar ditepati. Kami siap direlokasi demi kemajuan bersama,” ujar salah satu perwakilan pedagang.
Dalam kesempatan itu, Eko Saputra menegaskan bahwa pembangunan jalan rigid beton ini bukan hanya untuk mempercantik infrastruktur, tetapi juga sebagai upaya membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, apa yang kami perjuangkan dalam pembahasan APBD kini mulai terealisasi. Pembangunan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. Kami ingin memastikan proses relokasi berjalan lancar, dengan tetap menjaga dialog dan kesepahaman bersama pedagang,” tegasnya.
Peninjauan titik nol proyek tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimca Tegineneng, perwakilan dari Dinas PUPR Pesawaran, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran unsur pemerintahan dan keamanan menunjukkan dukungan penuh agar proyek berjalan lancar, aman, dan sesuai jadwal.
Dengan dimulainya tahapan sosialisasi dan peninjauan lapangan ini, masyarakat berharap pembangunan jalan rigid beton di Pasar Trimulyo dapat segera terealisasi di tahun anggaran 2025 dan membawa dampak besar bagi peningkatan mobilitas, ekonomi, dan kesejahteraan warga Pesawaran.
[ARIYANDI]





