BANDA ACEH, PARLEMENRAKYAT.id — Harapan ratusan keluarga di Aceh untuk menikmati listrik akhirnya terwujud. Melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025 yang diusulkan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irsan Sosiawan, sebanyak 867 rumah tangga kini telah menikmati sambungan listrik yang layak dan aman.
Program BPBL menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang selama ini hidup tanpa akses energi memadai. Berdasarkan data rekapitulasi terbaru, realisasi pemasangan instalasi listrik telah menjangkau berbagai wilayah di Aceh, terutama daerah yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur dasar.
Capaian tersebut menegaskan komitmen untuk mendorong pemerataan akses listrik sebagai kebutuhan fundamental masyarakat. Kehadiran listrik tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kualitas hidup, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.
Menanggapi realisasi program tersebut, Irsan Sosiawan menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Listrik adalah kebutuhan dasar. Melalui Program BPBL ini, saya ingin memastikan masyarakat yang selama ini belum terjangkau dapat menikmati listrik secara aman dan layak,” ujar Irsan, Jumat (6/2/2026).
Hingga awal Februari 2026, Program BPBL 2025 telah menjangkau delapan kabupaten dan kota di Aceh. Aceh Tengah tercatat sebagai wilayah penerima manfaat terbanyak dengan 310 rumah tangga, disusul Aceh Timur sebanyak 137 rumah tangga, Bireuen 120 rumah tangga, Aceh Utara 94 rumah tangga, Bener Meriah 91 rumah tangga, Aceh Tamiang 89 rumah tangga, Kota Lhokseumawe 67 rumah tangga, serta Kota Langsa 58 rumah tangga.
Irsan menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari pengawalan ketat di setiap tahapan, mulai dari proses pendataan hingga pemasangan instalasi listrik di lapangan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap tahap kami awasi secara serius agar program ini berjalan sesuai perencanaan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Irsan berharap Program BPBL dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dengan pengawasan yang konsisten. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Aceh, khususnya di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
[Rifqi]





