BOGOR, PARLEMENRAKYAT.id – Bulan Agustus di Kota Bogor kembali bergelora dengan semangat merah putih. Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Festival Merah Putih (FMP) resmi digelar sepanjang 1–31 Agustus 2025. Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan, FMP hadir lebih megah, lebih bermakna, dan lebih menggugah.
Dengan mengusung tagline “Dari Bogor untuk Indonesia”, FMP 2025 menghadirkan 18 rangkaian kegiatan yang membentang selama satu bulan penuh. Salah satu agenda yang telah sukses digelar adalah Napak Tilas Semangat Jenderal Sudirman, sebuah long march inspiratif yang menelusuri jejak perjuangan dari Makodim 0606, menyusuri kawasan Sempur, Jambu Dua, Jalan Sudirman, dan berakhir di Monumen PETA.
Aksi tersebut diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat umum. Mereka berjalan tidak hanya menapak kota, tapi juga menyusuri sejarah, menyerap semangat kepahlawanan sang jenderal besar.
Ketua Umum FMP, Benyamin Mbooh, saat ditemui di Monumen PETA, menegaskan bahwa napak tilas ini bertujuan menghidupkan kembali semangat perjuangan Jenderal Sudirman di tengah generasi muda.

“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya mengenal sejarah lewat buku, tapi merasakannya lewat aksi nyata. Napak tilas ini adalah cara kami menyalakan kembali semangat nasionalisme,” ujar Benyamin.
Tak berhenti di situ, FMP juga akan menghadirkan Kirab Merah Putih—sebuah parade spektakuler yang akan mengisi jalan protokol Kota Bogor dengan bendera merah putih sepanjang 1 kilometer, dibawa oleh 3.000 peserta dalam lima formasi besar. Sebuah simbol kebanggaan, persatuan, dan cinta tanah air.
Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi pernyataan: bahwa nasionalisme tidak pernah usang. Semangat itu terus ditanamkan melalui beragam kegiatan edukatif seperti Wisata Pelajar Merah Putih, aksi seni budaya, forum kebangsaan, hingga refleksi malam kemerdekaan.
Satu dekade Festival Merah Putih telah membuktikan bahwa dari Bogor, bara cinta Indonesia terus menyala—dan akan terus membakar semangat anak bangsa ke seluruh penjuru negeri.
[ROBI]





