BANDA ACEH, PARLEMENRAKYAT.id — Langkah cepat dan konsisten Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh mendapat apresiasi luas. Salah satunya datang dari Rifqi Maulana, S.H., alumni Fakultas Hukum Malang, Jawa Timur, yang juga Pengurus Keluarga Tanah Rencong.
Menurut Rifqi, apa yang dilakukan NasDem Aceh bukan sekadar pencitraan politik, melainkan wujud nyata kepedulian yang berpihak pada rakyat. Di tengah masih adanya pihak-pihak yang memilih “tutup mata” terhadap penderitaan warga terdampak bencana, NasDem justru tampil di garis depan dengan kerja konkret di lapangan.
“Ini patut diapresiasi. NasDem tidak hanya bicara, tetapi benar-benar bekerja untuk rakyat. Kami melihat langsung, ada data dan bukti. Gerakannya cepat, terukur, akurat, terkoordinasi, dan bantuannya terarah. Ini menunjukkan ketulusan,” ujar Rifqi.
Ia menilai langkah kemanusiaan NasDem Aceh layak menjadi contoh bagi partai politik lain agar tidak sekadar hadir saat momentum politik, tetapi juga hadir ketika rakyat membutuhkan uluran tangan. Bagi Rifqi, kerja kemanusiaan seperti ini merupakan esensi sejati dari politik yang berpihak kepada rakyat.
“Semoga apa yang dilakukan NasDem bisa memantik partai-partai lain untuk ikut berbuat. Politik harus memberi solusi, bukan sekadar janji,” tambahnya.
Sementara itu, DPW Partai NasDem Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga kondisi benar-benar pulih. Hingga tahap ketiga penyaluran, total bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan mencapai 26 ton, terdiri dari kebutuhan pokok, perlengkapan logistik, serta berbagai kebutuhan mendesak bagi warga di lokasi pengungsian.
Bantuan tersebut telah disalurkan ke tujuh kabupaten terdampak, yakni Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Nagan Raya. Penyaluran dilakukan melalui jalur darat maupun udara guna menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.
DPW NasDem Aceh memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan komitmen nyata untuk selalu bersama rakyat, terutama di saat-saat sulit.
[RED]





