BNN RI Masuki Tahap Pemeriksaan Interim BPK 2025: Perkuat Integritas, Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan

JAKARTA, PARLEMENRAKYAT.id — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) resmi memulai rangkaian Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Entry meeting tersebut berlangsung pada Selasa (25/11) di Ruang Sudirman, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, dipimpin langsung Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama jajaran Pejabat Utama BNN RI.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi BNN dalam memperkuat komitmen lembaga terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa seluruh proses penganggaran dan pelaksanaan program harus memastikan prinsip transparansi, efektivitas, efisiensi, serta kepatuhan pada regulasi menjadi prioritas utama.

“Sebagai lembaga negara yang memegang mandat besar dalam program P4GN, kami berkewajiban memastikan setiap anggaran dikelola secara tertib dan bertanggung jawab. Pemeriksaan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat akuntabilitas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK, Totok Sucahyo, memaparkan ruang lingkup pemeriksaan yang akan berlangsung selama 28 hari. Pemeriksaan mencakup evaluasi Sistem Pengendalian Intern (SPI), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, penelaahan transaksi hingga periode interim, serta pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan tahun sebelumnya. Adapun wilayah yang menjadi objek pemeriksaan tahun ini meliputi Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Lampung, dan Banten.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN RI menyatakan kesiapan penuh lembaganya dalam mendukung pemeriksaan secara proaktif dan kooperatif. Ia menegaskan bahwa BNN akan menyediakan seluruh akses, data, dokumen, dan penjelasan yang diperlukan oleh tim pemeriksa. Lebih dari itu, pemeriksaan ini dipandang sebagai kesempatan untuk menguatkan budaya integritas di seluruh jajaran BNN, sejalan dengan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

Menutup pertemuan, Kepala BNN RI berharap proses pemeriksaan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik dalam penguatan tata kelola keuangan negara. “Sinergi, transparansi, dan profesionalisme adalah kunci. Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dapat mendukung peningkatan kualitas kinerja BNN ke depan,” ujarnya.

[L1M]

Facebook Comments Box

Pos terkait