Bappenda Bogor Apresiasi Penggerak Pajak 2025: Peluncuran Investasi Besar dan Lompatan Digitalisasi Keuangan Daerah

CIBINONG, PARLEMENRAKYAT.id — Malam Rabu, 26 November 2025 menjadi momen penting bagi Kabupaten Bogor. Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) menggelar “Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi Kabupaten Bogor 2025”, sebuah malam penghargaan yang sekaligus memamerkan lompatan besar Kabupaten Bogor dalam penguatan fiskal dan penciptaan iklim investasi yang lebih maju, modern, dan kompetitif.

Bertempat di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall, acara digelar megah dengan dukungan lintas perangkat daerah—DPMPTSP, DPKPP, DPUPR, Bappeda-Litbang, dan Setda Kabupaten Bogor. Berbagai unsur penting hadir, mulai dari Forkopimda, instansi provinsi, perangkat daerah, PPAT/PPATS, camat, kepala desa, hingga ratusan wajib pajak. Dua Anggota DPR RI, Marlyn Maisarah dan Ravindra Airlangga, serta Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, turut menyemarakkan acara.

Apresiasi untuk Penggerak Pendapatan Daerah

Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah menjadi bentuk penghargaan resmi Pemerintah Kabupaten Bogor bagi para wajib pajak dan mitra kerja yang berkomitmen tinggi mendukung peningkatan pendapatan daerah. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi penegasan bahwa kepatuhan dan kontribusi mereka memegang peran penting dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pengelolaan pajak bukan hanya soal administrasi, melainkan pondasi utama pembangunan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat profesionalitas, transparansi, dan inovasi dalam layanan pajak dan retribusi.

Deretan MoU Strategis: Pintu Investasi Baru Kabupaten Bogor

Selain penghargaan, acara ini mencatat sejarah lewat penandatanganan sejumlah kerja sama investasi yang menjadi tumpuan pembangunan ke depan. Beberapa MoU dan PKS yang ditandatangani antara lain:

  • Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Tegar Beriman bersama PT Multi Adhi Perkasa.
  • Penyerahan lahan pusat pertumbuhan Bogor Timur dari PT Bukit Jonggol Asri.
  • Kerja sama desain Bogor Bird Zoo bersama PT Taman Safari Indonesia.
  • Kolaborasi konservasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
  • MoU SPAM Rancabungur 500 L/detik antara Perumda Tirta Kahuripan dan PT Moya Indonesia.

MoU tersebut mempertegas arah kebijakan investasi Kabupaten Bogor: membangun ruang ekonomi baru yang lebih produktif, modern, dan inklusif.

Fokus 2026–2029: Dua Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Dalam pemaparannya, Bupati Rudy menekankan bahwa Pemkab Bogor telah menyiapkan dua pusat pertumbuhan ekonomi baru—di Bogor Timur dan Bogor Barat—yang akan menjadi prioritas pembangunan empat tahun ke depan.

  • Bogor Timur: Lahan 63,5 hektare di Kecamatan Sukamakmur siap dikembangkan mulai 2026.
  • Bogor Barat: Kawasan Cigudeg telah melewati tahapan administratif BKPM, dan pembebasan lahan mulai berjalan.

Rudy juga membeberkan proyek strategis lainnya, seperti pembangunan Jalan Tawasul, sinergi pembangunan Jalur Puncak Dua, hingga akses khusus untuk angkutan tambang. Semua pembangunan ditujukan untuk membuka pusat-pusat ekonomi baru dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Kita membangun bukan hanya barat dan timur, tetapi seluruh wilayah Bogor agar bergerak dan berkembang bersama,” ujar Bupati Rudy.

Lompatan Digital: Peluncuran Kanal Pembayaran Pajak & Retribusi Berbasis Digital

Malam penghargaan ini juga menjadi momentum High Level Meeting (HLM) Tim TP2DD dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Pemkab Bogor resmi meluncurkan kanal digital untuk:

  • PBB–P2 via QRIS Dinamis,
  • Retribusi sampah via Virtual Account,
  • Retribusi penyedotan kakus, lab, dan workshop via QRIS Statis.

Digitalisasi ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Bogor menuju tata kelola pajak modern—lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Ratusan Penerima Penghargaan: Dari Wajib Pajak, PPAT, Kecamatan hingga RT

Sebanyak 19 kategori penghargaan diberikan dalam acara ini. Mulai dari:

  • 34 Wajib Pajak Terbaik dari 9 kategori pajak,
  • PPAT berprestasi,
  • Kecamatan dengan capaian pajak tertinggi,
  • Instansi pendukung optimalisasi pendapatan,
  • UMKM patuh pajak,
  • RT penggerak pajak daerah,
  • Desa lunas PBB-P2,
  • hingga Penghargaan Jaga Raksa Bumi Padjajaran bagi tokoh dan perusahaan yang berkontribusi pada lingkungan.

(Detail nama penerima sudah sesuai data yang Anda berikan dan dapat ditampilkan sesuai kebutuhan publikasi.)

Penutup

Bappenda Kabupaten Bogor menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak—wajib pajak, perangkat daerah, instansi, PPAT, pelaku usaha, dan masyarakat—yang telah menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi fiskal Kabupaten Bogor.

Dengan kolaborasi dan kepatuhan pajak yang kuat, Kabupaten Bogor melangkah menuju masa depan yang lebih istimewa dan gemilang.

[RED]

Facebook Comments Box

Pos terkait