Medan — Komitmen TNI Angkatan Udara dalam misi kemanusiaan kembali ditunjukkan secara nyata. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., turun langsung meninjau Posko Satuan Tugas Udara (Satgasud) Penanggulangan Bencana Alam di Lanud Soewondo, Medan, Jumat (19/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses distribusi bantuan berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dalam kunjungannya, Kasau bahkan turut on board pesawat C-130J Super Hercules yang menjalankan misi penerjunan bantuan ke Kecamatan Blangkajeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dari udara, bantuan kemanusiaan dijatuhkan menggunakan metode airdrop dengan payung Low Cost Low Altitude (LCLA), sebuah teknik khusus yang memungkinkan bantuan mendarat akurat di lokasi terpencil.
Sebanyak 28 payung LCLA atau setara 4.480 kilogram bantuan berhasil diterjunkan di Drop Zone (DZ) Lapangan Bima Putra. Metode airdrop ini menjadi solusi efektif untuk memastikan logistik dapat segera diterima warga di daerah terisolasi akibat dampak bencana.
Secara keseluruhan, hingga saat ini TNI Angkatan Udara telah menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui udara sebanyak 293 payung LCLA dan 1.702 Helibox, dengan total berat mencapai 58.540 kilogram. Jumlah tersebut mencerminkan skala besar dan keseriusan TNI AU dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatera.
Usai meninjau operasi lapangan, Kasau memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas Udara Bencana Alam Sumatera. Dalam arahannya, Kasau menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para prajurit udara yang bekerja tanpa lelah di medan tugas, sembari menekankan pentingnya keselamatan, disiplin, dan profesionalisme selama menjalankan misi kemanusiaan.
Di akhir pengarahan, Kasau menegaskan bahwa kehadiran TNI Angkatan Udara di tengah masyarakat terdampak bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta menguatkan harapan warga untuk bangkit kembali.
[L1M]





