Jalan Rusak Telantarkan Warga: Holid 17 Hari Terbaring, Enam Anak dan Ibu Jompo Terancam Tak Terurus

BOGOR, PARLEMENRAKYAT.id — Ironi pembangunan kembali tersaji di Kampung Totopong, Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Bogor. Holid (45), seorang buruh serabutan, sudah 17 hari terbaring tak berdaya akibat terjatuh di jalan lingkungan yang rusak parah. Kini, ia tak mampu bekerja, sementara di rumah ada enam anak kecil dan seorang ibu jompo yang sepenuhnya bergantung padanya.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika Holid hendak berangkat kerja. Jalan penuh lubang dan licin setelah hujan membuatnya terpeleset hingga cedera di kaki. Sejak saat itu, ia hanya bisa terbaring di kasur bambu, menahan sakit sekaligus memikirkan bagaimana memberi makan keluarganya.

“Mau kerja juga nggak bisa, jalan aja susah. Anak-anak masih kecil, ibu saya juga sakit-sakitan. Saya cuma bisa pasrah,” ujar Holid lirih.

Kondisi jalan lingkungan Kampung Totopong memang sudah lama dikeluhkan warga. Setiap musim hujan, jalan becek dan licin bagaikan jebakan maut. Bukan hanya Holid, sebelumnya beberapa warga juga menjadi korban. Bahkan ada yang mengalami patah tulang akibat terjatuh.

Namun, meski sudah berkali-kali diajukan ke Pemerintah Desa Cipicung, perbaikan tak kunjung terealisasi. Warga pun merasa kecewa karena seolah-olah keselamatan mereka tidak dipedulikan.

“Sudah sering warga jatuh di jalan ini. Laporan sudah masuk ke pemdes, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Baru setelah berita ini ramai, barulah kades datang, itu pun cuma kasih Rp100 ribu,” ungkap Heri, salah seorang warga dengan nada kesal.

Jumlah bantuan itu jelas jauh dari cukup. Sejak 17 hari tak bisa bekerja, Holid kehilangan penghasilan. Sementara kebutuhan keluarga, terutama untuk makan sehari-hari dan obat-obatan, terus menumpuk.

Kini, warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan memperbaiki jalan rusak tersebut, agar tak lagi memakan korban. Holid sendiri hanya bisa berharap ada uluran tangan dari pihak terkait untuk menyambung hidup keluarganya yang semakin terhimpit.

[ROBI]

Facebook Comments Box

Pos terkait