Teror di Perumahan Guru Desa Satiung! Dugaan Upaya Pembakaran Picu Ketakutan, Polisi Diminta Bertindak Cepat

Oplus_131072

SAMPIT, PARLEMENRAKYAT.ID – Dunia pendidikan di Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, diguncang peristiwa yang mengundang tanda tanya besar. Perumahan guru yang menjadi tempat tinggal para tenaga pendidik dilaporkan nyaris terbakar setelah muncul dugaan adanya upaya pembakaran oleh orang tak dikenal.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB itu sontak menghebohkan warga. Api diketahui muncul dari bagian belakang kawasan perumahan guru. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut meninggalkan rasa takut dan kekhawatiran mendalam bagi para penghuni.

Syahrudin, warga Desa Satiung yang juga aparat desa, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, terdapat dugaan kuat bahwa kebakaran itu bukan semata-mata musibah biasa.

“Iya benar, kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Titik awal kebakaran berada di bagian belakang. Indikasi sementara mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal,” ungkapnya kepada Parlemenrakyat.id.

Dugaan tersebut membuat kasus ini menjadi sorotan serius. Pasalnya, sasaran yang diduga hendak dibakar bukanlah bangunan kosong, melainkan lingkungan tempat tinggal para guru yang setiap hari mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak di wilayah pedalaman.

Kepala SDN Satiung 1, Dwi Siska Agustina, S.Pd, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak sekolah telah mengambil langkah cepat dengan melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Mentaya Hulu, Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Pemerintah Desa Satiung.

Menurutnya, insiden ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut keselamatan para tenaga pendidik yang bertugas di desa tersebut.

“Kami berharap pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika dugaan unsur kesengajaan ini benar, maka ini bukan hanya persoalan kebakaran, tetapi juga menyangkut rasa aman para guru yang mengabdi di Desa Satiung,” tegasnya.

Pihak sekolah juga meminta pemerintah desa dan seluruh pihak terkait untuk segera mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan yang hingga kini belum terjawab. Siapa pelaku di balik dugaan aksi tersebut? Apa motif yang melatarbelakanginya? Mengapa lingkungan tempat tinggal guru menjadi sasaran?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil penyelidikan aparat kepolisian. Namun satu hal yang pasti, kejadian ini telah menorehkan kecemasan di tengah para pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan mencerdaskan generasi bangsa.

Masyarakat kini menanti langkah cepat dan tegas dari aparat penegak hukum. Sebab jika benar terdapat unsur kesengajaan, maka kasus ini bukan sekadar kebakaran biasa, melainkan teror yang mengancam keamanan dan ketenangan para guru dalam menjalankan tugas mulianya. Ketika rumah para pendidik mulai diteror, yang dipertaruhkan bukan hanya bangunan, tetapi juga masa depan pendidikan itu sendiri.

[REDAKSI]

Facebook Comments Box

Pos terkait