Musrenbang Kecamatan Cileungsi 2026 Fokus Dorong Pusat Ekonomi Baru, Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

CILEUNGSI, PARLEMENRAKYAT.id – Pemerintah Kecamatan Cileungsi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Senin, 26 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan usulan program pembangunan serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Cileungsi untuk tahun 2026–2027.

Musrenbang kali ini mengangkat tema:
“Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan, dan Pengangguran.”

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta menyusun prioritas pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil warga.

Pemkab Bogor: Musrenbang Bukan Sekadar Agenda Seremonial

Bupati Bogor Rudi Susmanto, melalui perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor, menegaskan bahwa Musrenbang bukan hanya agenda tahunan formal, melainkan wadah penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ia menekankan bahwa setiap usulan harus berangkat dari persoalan nyata, terutama pada sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur jalan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Musrenbang adalah forum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan ketimpangan wilayah,” tegasnya.

Camat Cileungsi: Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Prioritas

Camat Cileungsi bersama unsur Forkopimcam menyampaikan bahwa pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru menjadi salah satu prioritas utama dalam RKPD 2026–2027.

Pembangunan daerah diarahkan pada penguatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, percepatan penyediaan sarana prasarana dasar maupun non-dasar, serta pengembangan ekonomi lokal yang terintegrasi.

“Perencanaan pembangunan harus mampu menjawab persoalan kemiskinan dan pengangguran secara nyata dan terukur,” ujar Camat Cileungsi.

Usulan Prioritas: UMKM, Infrastruktur, hingga Pelatihan Tenaga Kerja

Dalam pembahasan Musrenbang, sejumlah usulan prioritas berhasil dirumuskan, antara lain:

  • Penguatan UMKM dan ekonomi kreatif
  • Peningkatan infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi
  • Pengembangan kawasan perdagangan dan jasa
  • Program pelatihan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal
  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan keterampilan

Seluruh usulan disusun dengan pendekatan partisipatif serta diselaraskan dengan indikator kinerja pembangunan daerah dalam dokumen RKPD Kabupaten Bogor 2026–2027.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kecamatan Cileungsi.

Hasil Musrenbang Jadi Bahan Pembahasan di Tingkat Kabupaten

Hasil Musrenbang Kecamatan Cileungsi selanjutnya akan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten sebagai dasar penetapan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kecamatan Cileungsi berharap perencanaan yang terintegrasi ini dapat mendorong terciptanya pusat-pusat ekonomi baru serta mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Dihadiri Berbagai Unsur Pemerintah dan Masyarakat

Musrenbang ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa dan kelurahan, OPD Pemkab Bogor, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapperida, serta perwakilan DPRD Kabupaten Bogor, seperti Wakil Ketua Komisi III dan anggota dewan dari Partai Gerindra, Golkar, dan PKS.

Turut hadir pula MUI, tokoh masyarakat, Karang Taruna, LPM, pendamping lingkungan hidup tingkat kecamatan, serta pelaku UMKM.

Di penghujung kegiatan, seluruh pihak menyepakati hasil usulan pembangunan yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani bersama untuk menjadi bahan input dalam sistem SIPD.

Reporter: [SBR]

Facebook Comments Box

Pos terkait