BOGOR, PARLEMENRAKYAT.id —
Gerakan Bogorku Bersih 2025 terus menegaskan semangat warga Kota Bogor untuk hidup sehat, rapi, dan peduli lingkungan. Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran TNI. Kehadiran Danrem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., M.Tr. (Han), dalam Penilaian Akhir Lomba Bogorku Bersih 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketahanan lingkungan kota.
Kegiatan yang berlangsung di Graha Pena Radar Bogor, Jalan KH R Abdullah Bin Muhammad Nuh, Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (23/10/2025), dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda. Hadir di antaranya Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Muttaqin, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Indra R., Kolonel PNB Pontianus, dan Ketua DPRD Kota Bogor Aditiya Warman, bersama Direktur Utama Radar Bogor, Beni, selaku tuan rumah kegiatan.
Sejak pagi, sekitar seratus peserta dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha mengikuti kegiatan penilaian akhir lomba kebersihan tersebut. Radar Bogor sebagai penyelenggara menetapkan enam titik lokasi penilaian yang mencakup kawasan permukiman, bantaran sungai, hingga lingkungan sekolah dasar dan menengah. Tim juri meninjau langsung lapangan untuk menilai kerapian, kreativitas, dan partisipasi warga.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Bogorku Bersih bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi gerakan moral dan sosial untuk membangun karakter kota.
“Kita ingin Kota Bogor tetap bersih bukan karena penilaian Adipura, tapi karena kesadaran warganya. Tahun 2028 nanti, kita targetkan Bogor memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujar Dedie optimistis.
Sementara itu, Brigjen TNI Thomas Rajunio menilai gerakan Bogorku Bersih memiliki nilai strategis bagi ketahanan wilayah.
“Lingkungan yang bersih adalah bagian dari pertahanan sosial. Masyarakat yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan berarti turut menjaga ketahanan kota dari berbagai ancaman, baik bencana alam maupun sosial,” tegas Danrem 061/Sk.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong warga Kota Bogor yang dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kebersihan kota.
“TNI selalu hadir di tengah rakyat. Tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam membangun nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap bumi tempat kita berpijak,” tambah Brigjen Thomas.
Rangkaian kegiatan Bogorku Bersih 2025 ditutup dengan rapat penilaian akhir di Graha Pena Radar Bogor. Para juri memaparkan hasil pengamatan dari enam titik lokasi yang dinilai. Diharapkan, hasil ini menjadi inspirasi bagi seluruh RT, RW, dan komunitas di Kota Bogor untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, menjaga lingkungan, dan menjadikan Bogor sebagai kota hijau, tangguh, dan nyaman untuk generasi masa depan.
[PENIEL ZEBUA]





