BOGOR, PARLEMENRAKYAT.ID – Suara tegas kembali bergema dari Kota Bogor. Garda Prabowo Kota Bogor menyatakan sikap keras terhadap pernyataan yang dinilai melewati batas kepatutan dan mencederai kehormatan Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
Melalui pernyataan sikap Nomor: 004/PS-TK/GP-BGR/IV/2026, Garda Prabowo Kota Bogor menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan etika, norma, dan penghormatan terhadap simbol negara.
Bagi Garda Prabowo Kota Bogor, kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Namun, kritik yang disampaikan tanpa batas dan berubah menjadi penghinaan dinilai telah keluar dari koridor kebebasan berpendapat.
“Demokrasi membutuhkan keberanian menyampaikan pendapat, tetapi demokrasi juga membutuhkan tanggung jawab atas setiap ucapan yang dilontarkan,” tegas Garda Prabowo Kota Bogor dalam pernyataan resminya.
Organisasi tersebut secara terbuka menolak keras ujaran Saudara Tiyo Ardianto yang dinilai merendahkan serta tidak mencerminkan nilai kesopanan dalam ruang publik. Garda Prabowo Kota Bogor menilai, menjaga kehormatan kepala negara bukan hanya persoalan pribadi, melainkan bagian dari menjaga wibawa institusi negara.
Tidak berhenti pada pernyataan sikap, Garda Prabowo Kota Bogor juga menyampaikan tuntutan agar Saudara Tiyo Ardianto memberikan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden RI dan masyarakat Indonesia.
“Berani berbicara harus berani bertanggung jawab. Kebebasan tanpa etika hanya akan melahirkan kegaduhan dan merusak persatuan,” ujarnya.
Garda Prabowo Kota Bogor memastikan akan terus berdiri menjaga nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, serta persatuan Indonesia. Sikap tersebut, menurut mereka, bukan untuk membungkam kritik, melainkan menjaga agar demokrasi tetap berjalan dalam bingkai penghormatan dan tanggung jawab.
“Kritik kami terima, perbedaan kami hormati, tetapi penghinaan terhadap marwah bangsa tidak dapat dibiarkan,” demikian penegasan Garda Prabowo Kota Bogor.
Pernyataan sikap itu ditutup dengan komitmen: GARDA PRABOWO — Bela Negara, Jaga Marwah.
Bogor, 19 Juni 2026





