Pelaku Pelecehan di Pematang Siantar Diketahui Masih Keluarga Korban.

by -317 views

PEMATANG SIANTARA SUMUT, Parlemenrakyat.id – Pelaku pelecehan PR Silitonga alias Roy  terhadap korban inisial RS  diketahui masih keluarganya ( abang ) kejadian terjadi di rumah pelaku yang berlokasi di Simpang SMP 7 Lorong 4 (empat ) Pematang siantar.

Pasalnya korban tinggal di rumah  pelaku PR untuk menyeselaikan studi , namun nasib naas dialami korban yang dilakukan oleh Roy suami dari L.Sijabat.

Kronologis kejadian saat korban tertidur diruang tamu bersama istri dan anak pelaku, sekitar pukul 2.oo wib jelang pagi ( rabu) pelaku menggerayangi korban  dan pelaku posisi setengah telanjang tinggal baju yang masih dikenakan tiba-tiba korban terbangun saat pelaku mulai merabah korban dan shock serta melihat istri pelaku sudah pindah tidur ke kamar hingga pelaku berkesempatan bereaksi.

” Malam itu saya tidur bersama istri dan anaknya diruang tamu , saya terbangun saat pelaku merabah saya dan saya langsung duduk melihat kakak ternyata sudah tidur dikamar ,lalu saya pura- pura telpon bapak saya dan pelaku langsung masuk ke kamar ,  seandainya  melaporkan sama istrinya takut akan terjadi penganiayaan ” terang RS saat dihubungi melalui whaatsap, Rabu ( 3/02/2021 )

Lebih lanjut RS mengungkapkan ,Ia menghubungi teman untuk menjemputnya sekitar pukul 3.30 pagi baru ada penjemputan ,istri pelaku sempat menghubungi  agar kembali lagi kerumah namun  RS menolak karena trauma , ” Dek pulanglah kerumah saya sudah tahu kejadiannya abangmu sudah memberitau dan sudah saya marahi ,dulupun abangmu sudah pernah melakukan hal yang sama terhadap kakak kandungku ( kata istri pelaku )” ungkap RS.

Sementara orangtua koraban B. Sinaga mejelaskan ke media Parlemenrakyat.id setelah mengetahui perlakuan bejad yang dilakukan pelaku terhadap  putrinya ( RS-red ) melalui  telpon  Ia langsung mendatangi rumah Pelaku namun tidak berada dirumah keterangan dari istrinya bahwa suaminya ( pelaku ) sejak pagi sudah pergi. Pihak korban  menduga  pelaku melarikan diri.

” Setelah saya terima kabar anak saya diperlakukan seperti itu langsung saya datangi kerumahnya , sayang pagi-pagi sudah pergi kata istrinya, atas kelakuannya bagi saya itu bukan keluarga lagi, dan informasinya juga istrinya sudah pulang kempung setelah kedatangan saya ” , tandasnya.

Perlakuan tidak senonoh yang terjadi terhadap RS menurut pihak keluarga korban akan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib dan berharap Polri sebagai penegak hukum segera menindak lanjuti pelaporan nanti.(jos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.