Pelaksanaan PTM Dan Ujian Sekolah SMAN 1 Ciampea Berjalan Baik Mengikuti Aturan Pemerintah

by -352 views

Parlemenrakyat.id – SMAN 1 Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,salah satu yang mendapatkan izin untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Waka Humas SMAN 1 Ciampea, Sawitri Dewi, S.Pd.,menyampaikan pada Media Parlemenrakyat.id, saat ditemui diruang kerjanya “sebelumnya sekolah diverifikasi untuk mendapatkan status layak tidaknya melaksanakan PTM. Verifikasi dilakukan oleh tim dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan KCD Wilayah 1. Hasilnya, sekolah mendapatkan SK Bupati untuk dapat melaksanakan uji coba PTM yang dilaksanakan 9 Maret hingga 10 April 2021,pada (6/4).

“Kami baru melaksanakan PTM seminggu setelah penetapan pelaksanaan,dimana pelaksanaan PTM minggu pertama dan dua dilakukan untuk pembinaan peserta KSK (kompetisi sains kabupaten),setelah itu,PTM dilaksanakan kelas 12 dimana dalam pelaksanaan ujian sekolah (US),” terang Dewi panggilan waka humas SMA 1 Ciampea , Selasa (6/4).

Lanjutnya,siswa kelas 12, berjumlah 218 siswa plus 14 siswa smater,dimana dilaku kan pengaturan jarak sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan dalam pelaksanaan Ujian Sekolah, per kelas maksimal diisi 12 siswa dan dibagi dalam dua sesi.

“pelaksanaan Ujian di sekolah dengan daring,dengan Fasilitas Wifi tersedia di ruangan, semua dilakukan untuk dapat menanggulangi masalah siswa/i yang kesulitan jaringan di rumah dan hal kuota data.selama ini pihak sekolah membantu kuota bagi siswa yang tidak mampu. Alhamdulillah selama ujian sekolah yang berlangsung hingga berakhir hari ini pelaksanaannya berjalan lancar,” jelas Dewi.

Pada pelaksanaan Ujian Sekolah dan PTM pihak sekolah sangat ketat dalam hal menerapkan prokes Covid-19. Sebelum masuk ke sekolah, siswa wajib diukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan memakai masker. Selama pembelajaran pun tidak dibolehkan jajan keluar, kantin sekolah ditutup, dan siswa diharuskan membawa bekal sendiri dan wajib setiap yang ada dalam lingkungan sekolah memenuhi aturan yang sudah ditetapkan.

“setelah Ujian Sekolah kelas 12 selesai hari ini , kami merencanakan PTM untuk kelas 10 dan kelas 11 dengan pembagian 2 sesi, pagi dan siang, dan maksimal siswa ada di sekolah hanya 120 menit,” ungkapnya.

Terkait siswa SMAN 1 Ciampea yang lulus masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN, Dewi mengutarakan bahwa untuk tahun ini ada 6 siswa yang lolos jalur SNMPTN, yaitu di IPB diterima 3 siswa ,1 siswa diterima di Universitas Singaperbangsa Karawang, 1 siswa di UPI Serang, serta 1 siswa di UIN.

“ Dibanding tahun lalu yang berjumlah 8 siswa masuk PTN melalui jalur SNMPTN,terjadi penurunan mungkin karena minat siswa kurang atau karena pada masa pandemi yang mempengaruhi kondisi dan ekonomi orangtua,” ucapnya.

Ia mewakili kepala sekolah serta para pendidik dilingkungan sekolah SMAN 1 Ciampea sangat berharap pandemi Covid-19 segera berlalu,cepat menghilang di semua negara,sehingga dunia pendidikan melalui pembelajaran tatap muka(PTM)di sekolah normal kembali,” Karena para siswa dan para pendidik sangat merindukan suasana seperti dulu” tutupnya mengakhiri.(L1M)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.