Dengan Arogan dan Nada Tinggi ,Sempat Terjadi Kisruh Terhadap Organisasi PWRI

by -300 views

KAB.BOGOR, Parlemenrakyat.id – Sekelompok orang yang menamakan pengurus Kadin versi Farda datangi ruangan Persatuan Wartawan Republik Indonesia( PWRI ) di gedung Pusdai jln tegar beriman Kab .Bogor pada hari rabu (23/03/2021)

Pasalnya gedung Pemerintahan Kab Bogor yang ditempati oleh PWRI diklaim sudah berencana untuk di duduki pihak KADIN versi Farda ( Kamar Dagang dan Industri Indonesia ) karena gedung tersebut sudah dibersihkan, dicat dan sudah memakan biaya banyak oleh Kadin atas dasar tersebut meminta PWRI untuk mengosongkan tempat.

Jajaran anggota PWRI menyangkan sikap dengan cara arogan yang dilakukan oknum Kadin  dan kelompoknya dalam  menyelesaikan  masalah mis komunikasi, atas tindakan  patut  diduga ada pihak lain dibalik layar , Dengan nada tinggi mereka meminta  agar gedung segera di kosongkan. sementara menurut jajaran Organisasi PWRI gedung tersebut  di gunakan untuk tempat sementara melanjutkan  pergerakan  Penanaman satu juta pohon yang sempat terkedala tahun lalu akibat Covid-19.

Saat dikonfirmasi ketua Rohmat Selamat,S.H,.M.Kn memaparkan terkait tindakan arogan yang terjadi hal biasa karena jurnalis tetap mengedepankan kode etika dan otak bukan otot ,Ia menegaskan karena wartawan bukanlah ormas ,

” Kesepakatan sudah ada walaupun hanya melalui seketaris PWRI , pada intinya antara Kadin dan PWRI sama -sama menunggu legal standing  sementara gedung dikosongkan baik KADIN maupun PWRI selama proses izin diberikan dinas terkait ” kata Rohmat.

Sementara Steven Ibrahim yang menyebutkan dari  pengurus Kadin versi Farda saat di konfirmasi melalui whatsapp Ia mempertayakan izin untuk PWRI sehingga  menempati gedung tersebut,

” Maksudnya apa chat ke ketua farda untuk berita? ,menayakan gedung ?,PWRI sudah ada belum legal standing buat pakai gedung pusdai, trus PWRI ngapain pake gedung pusdai belum ada legal standing dari pemda maen masuk saja, saya juga pengusaha media saya pemilik Harianjabar.com, Detakjabar.com dan tabloid pengusaha PT Yuka Media Indonesia ” pungkasnya.kepada media MPR.id melalu Whatsapp.

Dihari yang berbeda , saat awak media mengkonfirmasi Steven Ibrahim terkait statemen mengingat gedung yang sudah di kosongkan oleh PWRI sejak hari sabtu 27/3/2021) tadi pagi ,Ia enggan memberikan komentar dan memintak agar dikonfirmasi kepeada seketaris PWRI yang sudah membuat kesepakatan meskipun tidak dihadiri oleh ketua PWRI.” Kita sudah sepakat urusan dengan PWRI satu pintu dengan bang Nurcholis ,jadi konfirmasi saja ke seketaris PWRI “, ungkap steven.

Terpisah, ketua TRC PWRI inisial HMK mengatakan terkait kisruh yang terjadi beberapa hari lalu ternyata tidak berakhir disitu ,oknum kadin tersebut ( Steven Ibrahim-red ) melalui whatsapp,di duga sudah meneror ketua PWRI melalui ancaman yang berasumsi pergerakan  massa.( Jos )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.